BONSAIBOLA.INFO - Beragam kabar menarik seputar Persebaya Surabaya terangkum dalam Berita Persebaya Populer hari ini edisi Selasa (14/1/2020)
Berita yang pertama terkait alasan Persebaya Surabaya pantas jadi juara Liga 1 2020 yang disampaikan oleh pelatih Persis Solo.
Selain itu, di laga uji joba melawan Persis Solo Sabtu (11/1/2020) lalu, terjadi hal unik di mana wasit menggunakan kamera GoPro yang dipasang di dadanya.
Hal tersebut dinamai Referee Cam yang bertujuan untuk memberikan sudut pandang baru untuk penggemar Persebaya Surabaya, Bonek Mania.
Bagaimana berita selengkapnya? Berikut telah SURYA.CO.ID rangkum Berita Persebaya Populer untuk Anda.
1. Unik! Ini Alasan Wasit Pakai Refeere Cam Saat Laga Persebaya Lawan Persis Solo
Hal unik terjadi saat laga persahabatan antara Persebaya Surabaya vs Persis Solo di Stadion Gelora Bung Tomo, Sabtu (11/1/2020) lalu.
Pada laga bertajuk 'Persebaya Forever Game' itu, wasit menggunakan perangkat yang tak lazim dalam pertandingan, yakni mengenakan kamera GoPro, tepat dipasang di dada wasit.
Kamera GoPro terpasang sejak menit awal hingga akhir pertandingan, di mana Persebaya mencatatkan skor 4-0 atas Persis Solo.
Menurut Media Officer Persebaya, Nanang Prianto, penggunaan 'refeere cam atau kamera pada wasit hanya sebatas untuk keperluan hiburan saja.
Sebab output dari pemasangan kamera di dada wasit, akan ada video tentang sudut pandang pengadil lapangan saat memimpin laga persahabatan itu.
Video tersebut telah tayang di akun youtube Persebaya pada Minggu (12/1/2020) kemarin dengan judul 'Referee Cam | Menyaksikan Persebaya Forever Game Dari Sudut Pandang Wasit'.
"Ini tidak ada kaitannya soal VAR atau apalah. Tapi cuma ingin berikan tayangan ke Bonek dari sudut pandang wasit dan idenya dari teman panpel saja," kata Nanang.
Nanang mengaku ide ini tidak murni dari panpel Persebaya, karena terinspirasi dari laga persahabatan lain yang juga pernah menggunakan referee cam.
Saat coba ditelusuri, memang Persebaya bukan satu-satunya, karena dua tahun silam laga antara MLS All Star vs Real Madrid lebih dulu menggunakan referee cam.
Tapi Nanang tidak akan menolak bila nantinya refeere cam bisa diterapkan sebagai alat bantu wasit saat memimpin laga resmi seperti Liga 1 musim 2020 ini.
"Kalau nantinya itu (referee cam) bisa bantu wasit dan match komisioner untuk mencari siapa yang berperilaku tidak baik atau hal lain ya tidak apa-apa," ujarnya.
2. Persebaya Surabaya Pantas Jadi Juara Liga 1 2020, Ini Kata Pelatih Persis Solo.
Pelatih Persis Solo, Salahudin, mendoakan Persebaya Surabaya agar bisa meraih gelar juara Liga 1 2020.
Komentar itu ia sampaikan seusai timnya takluk 0-4 dari Persebaya dalam laga persahabatan bertajuk 'Forever Game' di Stadion Gelora Bung Tomo, Sabtu (11/1/2020).
Salahudin menyebut Persebaya sangat pantas juara setelah beberapa musim ini terakhir sudah memetik banyak pelajaran berharga di Liga 1.
Sejauh ini Persebaya telah melakoni dua musim di Liga 1, pada 2018 berhasil menutup musim di posisi kelima dan 2019 sukses keluar sebagai runner-up.
Komentar itu ia sampaikan seusai timnya takluk 0-4 dari Persebaya dalam laga persahabatan bertajuk 'Forever Game' di Stadion Gelora Bung Tomo, Sabtu (11/1/2020).
Salahudin menyebut Persebaya sangat pantas juara setelah beberapa musim ini terakhir sudah memetik banyak pelajaran berharga di Liga 1.
Sejauh ini Persebaya telah melakoni dua musim di Liga 1, pada 2018 berhasil menutup musim di posisi kelima dan 2019 sukses keluar sebagai runner-up.
Dua pemain tersebut, menjadi bagian dari total tujuh pemain maksimal usia 20 tahun yang menjadi bagian Persebaya musim 2020.
Bahkan keduanya saat laga persahabatan Persebaya vs Persis Solo di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Sabtu (11/1/2020) lalu ikut diturunkan.
M Supriadi main sejak menit awal sebelum akhirnya ditarik di awal babak kedua. Sementara Rizky Ridho masuk sejak menit 68.
Meski sama-sama tidak tampil full, keduanya memberi warna terhadap permainan Persebaya pada laga bertajuk “Persebaya Forever Game” tersebut.
Bagi Supriadi, ini musim keduanya membela Persebaya. Sementara Rizky Ridho, musim pertama.
“Anak ini (M Supriadi) punya prospek cukup bagus, sama juga dengan Rizky Ridho. Saya sangat yakin dua pemain ini menurut saya masa depannya cukup cerah,” terang Aji Santoso.
Kedua pemain tersebut memang sudah menjadi langganan Timnas Indonesia. Supriadi membela Timnas Indonesia di usia U-16, U-18 dan Timnas U-19.
Begitu juga dengan Rizky Ridho, pemain asal Surabaya itu menjadi bagian Timnas U-18 di Piala AFF U-18 2019, juga Timnas U-19.
Aji yakin keduanya memiliki masa depan cerah, dengan catatan tidak pernah puas dan terus belajar.
"Dengan catatan, mereka harus tetap disiplin dan kerja keras, tidak boleh puas selama menjadi pemain sepak bola,” pungkas Aji Santoso.
Peluang keduanya terus mengasah kemampuan terbuka lebar bersama Persebaya musim ini.
Apalagi, Aji Santoso menyampaikan sebelumnya akan memberikan kesempatan dan peluang bermain sama baik untuk pemain muda maupun pemain senior.



0 Komentar