Seseorang yang mengaku sebagai profesor hukum memberikan kuliah di Kepolisian Nasional di sebuah persimpangan di Surabaya. Kira-kira, apa yang membuat pria itu memberikan kuliah gratis kepada polisi yang sedang bertugas?

Unit Kepolisian Sektor Ipda Wonocolo, Edy Siswanto, membenarkan bahwa insiden dalam video tersebut terjadi di persimpangan Jemur Andayani, Surabaya. 

Hasil gambar untuk Viral Profesor Ceramahi Polantas di Surabaya. Ada apa ya??

Aksi 'guru guru besar Polantas' itu berlangsung sebelum Ramadhan atau sekitar April lalu.

"Itu jauh sebelum puasa, itu terjadi dengan baik (di persimpangan Jemur Andayani)," kata Sisnoto.

Sisnoto mengatakan bahwa pada saat itu, petugas lalu lintas Sektor Kepolisian Wonocolo, bernama Muhtoshar, memerintahkan semua mobil untuk pergi dalam garis lurus dan melarang berpaling. 

Tetapi karena dia tidak menerimanya, pengemudi yang mengaku sebagai profesor hukum segera pergi untuk memberikan ceramah kepada petugas polisi.

"Itu (mobil) tidak mau pergi (kanan), lalu marah." Ya, saya ingin dia berbalik, tetapi anggota tidak berkelahi, mereka dibiarkan sendirian, "jelas Sisnoto.

Sebelumnya, video seseorang yang mengaku sebagai profesor memberikan ceramah tentang polisi lalu lintas viral di media sosial. Peristiwa itu terjadi di bundaran di Surabaya.

Hasil gambar untuk Viral Profesor Ceramahi Polantas di Surabaya. Ada apa ya??

Video berdurasi 1,44 menit itu diunggah ke akun twitter Aira Afni Amalia. Sejauh ini, video tersebut telah menyaksikan 813 ribu netizen. 

Video yang diunggah pada Selasa (16/7) disukai oleh lebih dari 19 ribu akun dan retweet lebih dari 13 ribu kali.